mungkin kedengaran bodoh..
aku benar2 suah terlarut di cerita ini..
intuk keluar sama sekali aku ga bisa..
i don't know why..
i miss him so much
but i can't!
berusaha belajar. itu yang kujanjikan padanya.
menunggu. itu yang ku janjikan padanya.
tapi aku ga tau musti sampe kapan buat terus2an diam.
mengamatinya di balik semua tulisannya.
tanpa bisa tau bagaimana kabarnya sebenarnya.
baik, buruk, senang sedih.
yang aku tau, dia bener pengen buat makan malem bareng keruarga utuh mumpung dia di jakarta.
Ya Allah, kasih dia kesempatan buat seneng.
tulus. tanpa merasa tersakiti.
berantakan?
ya, tulisan ini juga berantakan.
sama kayak hati, otak dan badanku yang bener2 gak tau arahnya kemana.
hancur?
itu memang aku.
semenjak tanpa ada dia disamping saya.
namanya Randika. tapi aku suka panggil dia Diko. dia kudanil paling indah.
dika? hmm.. i don't know.
sayang? tentu saja!
cinta? sepertinya sudah sampai pada titik itu.
sakit? saya memang sakit. setelah membiarkannya pergi, saya benar2 tidak tau harus berbat apa.
benci? terhadap diri saya sendiri!
KAPAN WAKTU ITU DATANG LAGI?
hari2 yang benar2 membuat saya merasa di hargai.
Dika...
saya benar tidak tau harus bagaimana.
saya kangen.
saya benar2 rindu.
dear Neptune, semoga kami berdua memang benar salah satu utusanmu..
pertemukan kami.
saya benar2 rindu.
saya benar2 ingin kembali bersamanya.
saya menyesal.
saya rindu.
saya benar2 rindu.
#perahukertas
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment